Dibebaskan Dari Hukuman Mati
Sang hakim menatap pada Sajjad Husain, yang merupakan satu-satunya saksi melawan Gul Masih si orang Kristen. Sajjad muda dan tekun, berpendidikan sekolaH tinggi, dengan janggutnya yang penuh ia tampak seperti seorang Muslim sejati.
Tak ada yang dapat mengkonfirmasikan bahwa Masih telah menghina nabi orang Islam, Muhammad. Hal itu merupakan perkataan Sajjad Husain melawan perkataan Gul Masih. Si hakim menatap Gul Masih. Walau didera tuduhan bertubi-tubi, ia telah memilih untuk menjadi seorang Jesus Freak. Bahkan, namanya "Masih" berarti Mesias. Banyak orang Kristen di Pakistan, khususnya mereka yang berpindah ke dalam agama Kristen, menggunakan hal ini sebagai sumber umum identifikasi bersama Yesus Kristus.
Hukum penghujatan dari Pakistan keras: Tiap kata kritikan mengenai Muhammad atau kitab suci mereka, Qur'an, dianggap sebagai penghujatan, dan pelanggarnya dijatuhi hukuman mati. Si hakim mengangguk ke arah Husain, berkata, "Aku tidak memiliki alasan untuk tidak percaya kepada saksi ini." Kemudian ia berpaling kepada Gul Masih. "Aku menjatuhi hukuman mati dengan cara digantung."
Ketika berita mengenai situasi Gul Masih dipublikasikan, orang-orang Kristen dari seluruh dunia menulis surat ke penjara untuk memberikan semangat kepadanya bahwa orang-orang mengetahui situasinya, bahwa mereka perduli, dan bahwa mereka sedang berdoa baginya.
Ia membalas kepada seorang wanita Kanada: "Pertama-tama, aku berterima kasih kepadamu bahwa engkau telah memberikan semangat kepadaku. Tuhanku sudah datang dua kali kepadaku di sel penjaraku. Satu hari, aku sedang duduk di selku memikirkan mengenai ketidakadilan ini dalam suasana hati yang sedih dan tanpa harapan. Tiba-tiba sel ini dipenuhi dengan cahaya dan tubuhku gemetar karena Tuhanku datang. Empat hari setelah ini, Yesusku datang kembali dan melingkupi saya dengan mengangkat tangan-Nya dan memberkatiku. Sejak hari itu dan seterusnya, aku bersukacita dan berada dalam kedamaian, karena Ia tidak meninggalkan aku sendiri."
"Aku juga bersyukur kepadamu dan saudara-saudariku lain yang telah memberikan dukungan kepadaku. Aku berharap lewat anugerah Allah kita akan bertemu seorang dengan yang lain. Biarlah kita tidak melupakan kekuatan doa."
Seorang pemimpin Kristen mengatakan bahwa hukum digunakan sebagai senjata melawan orang Kristen di negara itu. Banyak tuduhan penghujatan merupakan kebohongan dari penjaga toko atau petani tetangga yang iri hati.
Banyak surat-surat dipergunakan oleh Allah untuk membantu memungkinkan pembebasan Gul Masih setelah hampir tiga tahun di dalam penjara. Dan suatu keajaiban terjadi, 29 November 1994 Pengadilan Agung Lahore dari Pakistan membebaskan Gul Masih dari segala tuduhan pelanggaran terhadap hukum penghujatan dan memindahkan dia dari bahaya yang pasti akan kematian.
Dibebaskan dari hukuman mati tidak sepenuhnya berarti kebebasan bagi Gul Masih, karena ia tetap berada dalam ancaman Muslim fundamentalis yang murka terhadap keputusan pengadilan. Pemimpin dari sebuah rumah ibadah Muslim di Sarghoda mengeluarkan fauwa, untuk membunuh Gul Masih. Poster-poster ditempatkan di seluruh kota Sarghoda, memohon bagi pembunuhannya. Ancaman-ancaman kematian diserukan dari menara pengeras suara mesjid setempat.
Gul Masih tetap tinggal dalam ketakutan akan hidupnya dan sedang bersembunyi meski dibebaskan dari penjara. (Gul Masih Pakistan, 1992)
Kata Bijak
(Yohanes 16:2-4)
Buku
Jesus Freaks
Judul Kesaksian
Dibebaskan dari Hukuman Mati
Penulis
DC Talk dan Voice Of Martyr
Penerbit
Cipta Olah Pustaka
Halaman
47-49
sabda.org |