Misi

Saya Belum Siap Mati

C melakukan perjalanan sepanjang malam. Sebelum fajar, ia menyeberangi Sungai T dan masuk kembali ke tanah kelahirannya di Korea Utara. Para petugas patroli tepi sungai tetap menutup telinga kepada langkah kakinya. Mereka juga tidak memerhatikan sebuah benda yang sangat berbahaya diselipkan di antara baju di dalam tas punggungnya. C tahu benda tersebut bisa membawanya menuju lapangan tembak, tetapi ia memilih untuk tetap membawanya. Read more... about Saya Belum Siap Mati

Kategori: 

Mengikuti Jejak Sang Ayah

Hidup di tengah hutan Peru adalah masa-masa yang indah bagi Linder yang saat itu berusia 4 tahun. Ayah dan ibunya mengasihinya dan ada banyak waktu untuk bermain bersama teman-temannya.

Ayah Linder adalah seorang penginjil keliling yang sering bepergian dari desa ke desa untuk memberitakan Injil Kristus. Karena kegiatannya ini, tentara yang bertugas di daerah itu kemudian mencurigai ayah Linder. Mereka mencurigainya terlibat dalam kelompok teroris dan karena itu, ia harus mati. Read more... about Mengikuti Jejak Sang Ayah

Melayu Berarti "Agama Lain"

Kedua mata Jon dibalut dengan kain hitam tebal yang menutupi setengah dari wajahnya. Kedua tangannya mati rasa dan tubuhnya sakit. Setelah diikat dengan tali dan diperlakukan kasar oleh para penculiknya, sekarang dia berada di bagian belakang mobil SUV yang melaju kencang melalui jalanan berdebu, menuju suatu tempat yang tidak diketahui. Read more... about Melayu Berarti "Agama Lain"

Kategori: 

Kasih yang Ekstrem

Kebaktian telah usai. Jackie Hamill, seorang penginjil penjara belia dari Australia, merasakan kegairahan karena apa yang sedang Allah lakukan. Ia telah merasakan kasih dari Yesus mencapai narapidana-narapidana ini. Jackie dan empat belas anggota dari gerejanya, telah berkelana ke Filipina untuk melayani dalam sebuah penjara militer di sana. Mereka merasakan kepedulian bagi jiwa-jiwa narapidana yang terhilang, banyak dari antara mereka merupakan gerilyawan komunis yang berada di penjara karena pembunuhan. Read more... about Kasih yang Ekstrem

Kategori: 

China: Chang Shen

Sebelum bertobat Chang Shen adalah seorang penjudi, penakluk wanita, dan pencuri. Pada usia tengah baya dia menjadi buta. Para tetangganya mengatakan bahwa ini semua adalah hukuman para dewa karena kejahatannya.

Pada tahun 1886, Chang Shen melakukan perjalanan bermil-mil jauhnya ke sebuah rumah sakit misionaris, tempat berobat orang yang memiliki masalah dengan matanya. Penglihatannya sedikit membaik, dan dia juga mendengar tentang Yesus Kristus untuk pertama kalinya. "Kami tidak pernah mendapat pasien yang menerima Injil dengan penuh sukacita seperti dia," kata seorang dokter. Read more... about China: Chang Shen

Kategori: 

Tugas Itu Wajib, Melayani Itu Harus

Seperti kata pepatah, buah jatuh tak jauh dari pohonnya, begitulah kehidupan yang dijalani dr. RB. Betapa tidak, ia setia melayani Tuhan seperti ayahnya, dr. LH (alm), yang tetap menyediakan waktu untuk melayani di tengah-tengah kesibukannya sebagai dokter. Almarhum dr. LH adalah salah satu pendiri organisasi pelayanan "Full Gospel Business Men`s Fellowship International" (FGBMFI) di Indonesia, bersama dua orang temannya yang lain, seorang pengacara senior, TS dan perwira tinggi kepolisian berbintang dua, UE. Mereka bukan hanya mendirikan, tetapi juga mengembangkan pelayanan ini. Pelayanan yang sekarang dilanjutkan para penerusnya dan berkembang pesat ini, menghimpun para pebisnis dan kaum profesional untuk mengabarkan Injil dan menjangkau jiwa. Bedanya dengan sang ayah, dr. RB, yang menjadi dokter bedah di dua rumah sakit, terjun di pelayanan dengan fokus pendidikan. Mengapa bukan melanjutkan pelayanan ayahnya di FGBMFI? Read more... about Tugas Itu Wajib, Melayani Itu Harus

Kategori: 

Survei Ke Tiongkok

Dalam pikiran kami, sebelum pergi menjadi utusan Injil sebaiknya melakukan survei paling tidak satu kali. Tujuannya adalah untuk memahami apa yang ada di sana dan apa yang akan kami lakukan. Dengan melihat kondisi dan situasi di daerah yang didoakan, kami akan memastikan apakah kami harus pergi atau tidak. Kami telah berdoa kurang lebih setahun, agar Tuhan mengizinkan kami survei ke Tiongkok. Read more... about Survei Ke Tiongkok

Kategori: 

Suku Bangsa Gedeo di Ethiopia

Jauh di pedalaman suatu daerah berbukit di Ethiopia Tengah sebelah selatan, tinggallah beberapa juta orang petani kopi, yang meskipun terbagi dalam suku-suku bangsa yang sangat berbeda, namun memunyai kepercayaan yang sama, yaitu percaya kepada suatu eksistensi (keberadaan) yang penuh kebaikan bernama Magano -- Pencipta segala yang ada dan yang hadir di mana-mana. Salah satu dari suku-suku bangsa itu disebut dengan Darassa, atau lebih tepat lagi, suku Gedeo. Sekalipun jumlah suku Gedeo ada setengah juta jiwa, namun hanya sedikit yang benar-benar berdoa kepada Magano. Malahan, seorang pengamat melihat orang-orang Gedeo lebih aktif berusaha menyenangkan hati suatu eksistensi yang jahat, yang disebut setan. Read more... about Suku Bangsa Gedeo di Ethiopia

Kategori: 

Pages

Tinggalkan Komentar