Panggilan Pelayanan

Panggilan Ilahi

Nama saya Doni Kukuh Mandiri, saya lebih akrab dipanggil Doni, tetapi di tempat- tempat tertentu saya juga dipanggil Kukuh. Saya adalah seorang pemuda berdarah Jawa, dilahirkan di Kota Banyuwangi, Jawa Timur. Saya dilahirkan pada tanggal 28 Mei 1988, 25 tahun yang lalu. Sebagai orang Jawa, sejak kecil orang tua saya selalu mengajarkan segala sesuatu tentang tradisi, norma, dan adat yang berlaku di masyarakat Jawa. Mulai dari sejarah, tata krama, bahasa, budaya, kesenian, dan masih banyak lagi. Oleh sebab itu, tradisi Jawa sudah cukup kental dalam diri saya. Read more... about Panggilan Ilahi

Tuhan Menangkapku Kembali

Sejak lulus SMA, saya rindu untuk kuliah teologi, tetapi orang tua saya ingin agar saya menjadi seorang manajer perusahaan. Mereka tidak mengizinkan saya kuliah teologi karena saya adalah anak pertama. Mereka tidak mau saya menjadi pendeta karena pendeta itu "tidak ada uangnya", dan jika anak pertama jadi pendeta, mau jadi apa adik–adik saya nanti. Oleh karena itu, orang tua saya menyuruh saya untuk kuliah Teknik Mesin. Namun, karena biaya kuliah teknik mesin sangat mahal, akhirnya saya mengambil jurusan Bahasa Inggris. Mengapa Bahasa Inggris? Read more... about Tuhan Menangkapku Kembali

Kesaksian Pribadi dan Panggilan Pelayanan

KESAKSIAN PRIBADI DAN PANGGILAN PELAYANAN

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!"
(Roma 11:36)

Ayat di atas adalah ayat favorit saya sejak pertama kali mengenal Tuhan. Karena firman itu, saya menyadari bahwa segala sesuatu adalah dari Tuhan, oleh Tuhan, dan kepada Tuhan, dan hanya Tuhanlah yang layak terima kemuliaan sampai selama-lamanya! Saya lahir dari keluarga yang sederhana, saya anak kedua dari enam bersaudara. Read more... about Kesaksian Pribadi dan Panggilan Pelayanan

Mengikuti Jejak Sang Ayah

Hidup di tengah hutan Peru adalah masa-masa yang indah bagi Linder yang saat itu berusia 4 tahun. Ayah dan ibunya mengasihinya dan ada banyak waktu untuk bermain bersama teman-temannya.

Ayah Linder adalah seorang penginjil keliling yang sering bepergian dari desa ke desa untuk memberitakan Injil Kristus. Karena kegiatannya ini, tentara yang bertugas di daerah itu kemudian mencurigai ayah Linder. Mereka mencurigainya terlibat dalam kelompok teroris dan karena itu, ia harus mati. Read more... about Mengikuti Jejak Sang Ayah

Panggilan yang Tidak Berubah

Sekalipun saya lahir dari keluarga Kristen, masa remaja saya sangat jauh dari nilai-nilai kekristenan. Saya tekun ke sekolah minggu, namun ketika memasuki remaja (SMP) saya tidak ke gereja lagi, bahkan saya banyak terlibat dalam pergaulan bebas. Merokok, minuman keras, dan pornografi, merupakan hal-hal yang cukup akrab dalam pergaulan saya.

Syukur kepada Tuhan, ketika SMA, saya memiliki teman-teman yang mencintai Tuhan. Tuhan memakai persahabatan kami untuk membuka hati saya menerima kasih karunia-Nya. Desember 1984, dalam acara Natal sekolah, saya menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat saya. Read more... about Panggilan yang Tidak Berubah

Saat Tak Seorang Pun Datang

"Suatu kali di tengah malam, istri saya memberikan sepucuk senapan ke tangan saya karena ada seseorang yang berusaha masuk ke rumah kami melalui jendela. Saat itu, saya benar-benar akan menembak orang itu."

Rick Sweenie, terjebak di dalam dunia hitam peredaran narkoba, kekerasan, dan kriminal. Kebiasaannya mengonsumsi narkoba mengalahkan segala bentuk pikiran lain yang ada di dalam benaknya. Read more... about Saat Tak Seorang Pun Datang

Tanpa Tangan, Tanpa Kaki, Tanpa Khawatir

Nama saya Nick Vujicic dan saya sangat bersyukur kepada Tuhan, bagaimana Dia telah menggunakan kesaksian hidup saya untuk menyentuh ratusan ribu hati di seluruh dunia! Saya dilahirkan hampir tanpa anggota tubuh -- tanpa tangan dan kaki, dan para dokter tidak dapat menjelaskan alasan cacat fisik yang saya alami ini. Anda bisa bayangkan, bagaimana saya harus berhadapan dengan begitu banyak tantangan dan rintangan dalam hidup ini. Read more... about Tanpa Tangan, Tanpa Kaki, Tanpa Khawatir

Pages

Tinggalkan Komentar