Pertobatan

Yesus Mengubah Segalanya

Saya dilahirkan di Pulau Samosir dalam keluarga Katolik. Meskipun orang tua saya bukanlah orang yang rajin beribadah, tetapi mereka mengajarkan saya untuk rajin beribadah. Jadi, sejak umur 4 tahun, saya sudah ikut liturgi dan rajin sekolah minggu. Keluarga besar saya adalah penyembah berhala meskipun sudah beragama, mereka tetap meyakini kuasa gelap. Saat saya berusia 5 tahun, keluarga saya pindah ke Bagan Batu, Riau, untuk mencoba kehidupan baru. Orang tua saya memulai usaha perkreditan barang. Read more... about Yesus Mengubah Segalanya

Kategori: 

Sebuah Kanvas Kosong

Hubungan mereka diawali dengan sesuatu yang tidak dapat dikatakan ramah.

"Pada akhir tahun pelajaran, ia berkata, 'Saya tidak menyukai Ibu dan saya tidak akan mengambil kelas Ibu tahun depan.' Saya berkata, 'Tidak masalah. Ibu juga tidak begitu suka mengajar kamu,'" kenang Jo Butcher, seorang guru seni di Sekolah Menengah Glendale. Read more... about Sebuah Kanvas Kosong

Kategori: 

Bertemu Dengan Tuhan

Hampir setiap malam, kita bisa melihat para pelacur, gelandangan, pemabuk, dan pecandu di pusat Kota Amsterdam. Bahkan, beberapa tahun yang lalu, di Amsterdam pernah diadakan Olympiade khusus untuk para homo dan lesbian -- "Gaygames", yang mengakibatkan banyak orang terjangkit AIDS di Amsterdam. Kota tempat saya tinggal, letaknya 36 kilometer dari Amsterdam. Read more... about Bertemu Dengan Tuhan

Kategori: 

Bayang-Bayangnya Berbentuk Salib

Pada tahun 1967, ketika mengikuti pelajaran di kelas fotografi Universitas Cincinnati, aku berkenalan dengan seorang pemuda bernama Charles Murray. Ia adalah siswa di sekolah yang sama denganku, yang sedang dilatih untuk persiapan olimpiade musim panas tahun 1968 sebagai seorang pelompat indah papan kolam renang. Charles sangat sabar terhadapku ketika aku berbicara selama berjam-jam dengannya tentang Yesus Kristus dan bagaimana Ia telah menyelamatkanku. Read more... about Bayang-Bayangnya Berbentuk Salib

Kategori: 

Tidak Meledak

Ini adalah yang ketiga kalinya di dalam karier saya sebagai penegak hukum. Saya memarkir mobil di suatu tempat yang terpencil, mematikan mesin dan radio panggil. Seperti biasa, saya melanjutkan meratapi nasib seorang manusia yang paling kacau di dunia ini, yaitu diri saya sendiri.

Ayah adalah seorang pendeta. Jadi sepanjang hidup, saya selalu mendengar tentang Tuhan dari orang tua saya. Saya teringat peristiwa yang selalu menghantui saya, dengan hati yang kesal, saya berjalan keluar dari gedung gereja tempat ayah melayani, sambil memaki-maki Tuhan, dan meludahi gereja. Saya bersumpah bahwa seumur hidup, saya tidak akan menjejakkan kaki lagi di gereja mana pun. Read more... about Tidak Meledak

Kategori: 

Mengikuti Jejak Sang Ayah

Hidup di tengah hutan Peru adalah masa-masa yang indah bagi Linder yang saat itu berusia 4 tahun. Ayah dan ibunya mengasihinya dan ada banyak waktu untuk bermain bersama teman-temannya.

Ayah Linder adalah seorang penginjil keliling yang sering bepergian dari desa ke desa untuk memberitakan Injil Kristus. Karena kegiatannya ini, tentara yang bertugas di daerah itu kemudian mencurigai ayah Linder. Mereka mencurigainya terlibat dalam kelompok teroris dan karena itu, ia harus mati. Read more... about Mengikuti Jejak Sang Ayah

Bebas Dari Jerat Narkoba

Ketika badai krisis moneter menerpa negeri ini, pada tanggal 5 Juni 1997, kami memutuskan untuk pindah dari kota Medan dan meneruskan kembali bisnis properti dan jual beli mobil di kota kelahiran saya, Surabaya. Ketika usaha tersebut sudah berjalan dengan baik, saya menyerahkannya kepada anak dan istri untuk mereka kelola, sehingga saya mulai memunyai banyak waktu senggang. Saat itu, salah seorang saudara dari istri mengajak saya untuk pergi ke gereja. Read more... about Bebas Dari Jerat Narkoba

Kategori: 

Cassanova

Sejak usia 12 tahun, saya dikirim ayah untuk bersekolah di Singapura. Mungkin karena mengalami "home-sick" yang begitu besar dan merasa kehilangan rasa kasih sayang dari ibu, saya mulai mencari pengganti kasih itu. Berhubung perawakan saya yang bongsor dan saya adalah "orang asing" di SMP itu, banyak siswi tertarik pada saya. Read more... about Cassanova

Kategori: 

Di Bui Aku Menemukan Jalanku

Kami lagi asyik menghisap pipa hashish (ganja) ketika pintu kamar hotel kami diketuk. Pipa yang kami hisap bersama masih penuh. Aku (Douglas Norrgard), Richard, Carolyn, dan Helen saling berpandangan. Ada rasa cemas di hati kami semua. Richard kemudian membuka pintu setelah ia menyembunyikan pipa yang barusan kami hisap. Tetapi, itu percuma saja dilakukan. Polisi yang kemudian masuk ke kamar kami, dengan cepat dapat menemukannya. Kami pun digelandang ke kantor polisi. Kami ditahan dengan tuduhan menjual obat bius di jalan-jalan kota Madena, Italia. Read more... about Di Bui Aku Menemukan Jalanku

Kategori: 

Pages

Tinggalkan Komentar