Pertobatan

Allah Mengubah Hidupku

Chandra adalah seorang penduduk yang tinggal di wilayah Andhra Pradesh, India. Dia mempunyai sebuah panti asuhan dimana dia merawat orang-orang yang membutuhkan pertolongan -- anak yatim piatu, para janda dan orang-orang cacat. Chandra bekerja keras merawat dan mengasihi mereka. Tapi dulu Chandra bukanlah orang yang seperti itu. Berikut ini adalah kesaksiannya :

Read more... about Allah Mengubah Hidupku

Kategori: 

Kesaksian Pertobatan Tevannus

Nama saya Tevannus, 19 tahun. Dasar kepercayaan keluarga saya adalah Buddha, tetapi dari kecil saya sudah mengenal nama Yesus Kristus dalam kepercayaan Kristen. Awalnya, saya juga pernah ikut acara sekolah minggu, tetapi pada saat remaja semua itu tidak ada artinya lagi bagi saya. Saya makin tumbuh menjadi anak yang memberontak, melawan orang tua, sombong, berkata-kata yang tidak pantas dan kasar. Saya sering menghina dan memperdaya orang. Saya menjadi seorang pendendam, egois. Lebih naas lagi karena saya jatuh dalam banyak dosa perkelahian dan dosa pornografi. Read more... about Kesaksian Pertobatan Tevannus

Kategori: 

Dari Ateis Sejati, Jadi Pengikut Kristus

Tahun 1967, tanggal 17 Februari, umurnya 38 tahun.

Hukuman 18 tahun telah mengunci seluruh hidupnya di balik terali besi, penjara khusus wanita di Tangerang. Segala kehormatan yang ia sandang sebagai pejuang wanita pada masa perang kemerdekaan (clash I -- agresi militer Belanda, Red. -- tahun 1946 -- 1947 dan clash II tahun 1949), wartawan internasional, penulis muda berbakat, penerjemah resmi negara, dan aktif di organisasi GWDS (Gabungan Wanita Demokratik Sedunia) pada zaman pemerintahan Orde Lama, telah sirna, diganti dengan tuduhan anggota Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia) dan pembela Soekarno. Kakinya yang sangat lincah melompat dari negara satu ke negara lain di Eropa untuk tugas negara, sekarang meringkuk di dalam sel. Tidurnya hanya beralas tikar. Bukan hanya tubuhnya yang dipenjarakan dan mengalami berbagai penganiayaan mental dan fisik yang mengerikan, tetapi juga seluruh potensi dan masa depannya mati. Read more... about Dari Ateis Sejati, Jadi Pengikut Kristus

Kategori: 

Kisah Pertobatan dan Pembebasanku dari Rasa Sakit Hati dan Kebiasaan Berdosa

Terpeliharanya hidup tidak bergantung pada seberapa kaya atau cukupnya hidup seseorang. Demikianlah yang terjadi dalam hidupku. Orang tuaku bekerja sebagai wiraswasta, dan hidup kami berkecukupan secara materi. Akan tetapi, keluargaku tidak bahagia karena perhatian dan kasih sayang di antara anggota keluargaku sangat kurang. Pertengkaran satu sama lain sering terjadi, kesalahan kecil pun yang aku lakukan tidak jarang membuatku mendapatkan omelan-omelan kasar yang menyakitkan. Orang tuaku sering mengatakan bahwa aku adalah anak perempuan yang bodoh, tidak cantik, dan tidak menghargai orang tuaku. Hal itu tentu saja membuatku sangat kecewa terhadap mereka. Read more... about Kisah Pertobatan dan Pembebasanku dari Rasa Sakit Hati dan Kebiasaan Berdosa

Kategori: 

Kesombongan Menghancurkan Persahabatanku

Pada saat saya masih kuliah, saya merasa bahwa saya merasa mampu melakukan segala sesuatu dengan kemampuan saya sendiri. Saya semakin senang dan besar kepala ketika teman-teman saya mengakui bahwa saya memang mampu melakukan tugas-tugas dengan benar. Saya menjadi sombong dan meremehkan setiap tugas yang saya dapat karena nilai-nilai saya bagus dan nyaris sempurna. Namun, saya tidak menyadari kalau semua itu berkat dari Tuhan, dan keberhasilan saya hanya karena pertolongan Tuhan. Read more... about Kesombongan Menghancurkan Persahabatanku

Kategori: 

Kebenaran Dibukakan

Saya seorang pria berusia 27 tahun dari keluarga bukan Kristen. Sejak di bangku SMP, saya mulai tertarik dengan pelajaran agama, khususnya mengenai perbandingan agama. Saya juga aktif dalam kegiatan keagamaan di SMP. Saya menjadi lebih tertarik dengan ilmu perbandingan agama setelah saya nonton film tentang Yesus di TVRI bulan Desember 1988, menjelang Natal. Read more... about Kebenaran Dibukakan

Kategori: 

Pages

Tinggalkan Komentar