Pertobatan

Filsuf yang Mencari Allah

Yustinus Martir, seorang filsuf muda pada abad kedua, sedang mendengarkan pidato dari seseorang yang berpendidikan tinggi. "Orang-orang yang menjadi pengikut orang Nazaret yang mati itu adalah orang-orang bodoh yang percaya pada takhayul," kata si ahli pidato itu. "Yang mereka puja tak lain hanya awan-awan dan pengaruh bintang. Saya kira, mereka merupakan ancaman bagi kekaisaran ini." Read more... about Filsuf yang Mencari Allah

Kategori: 

Tuhan Telah Membuka Mataku

Sebelum saya percaya kepada Isa Almasih sebagai Tuhan dan Juru Selamat, saya adalah seorang Muslimah, berlatar belakang keluarga Muslim dan dibesarkan di sebuah pondok pesantren di Jawa Barat. Dari apa yang saya yakini dan pelajari selama itu, saya tumbuh menjadi seorang Muslimah yang fanatik dan anti-Kristen. Read more... about Tuhan Telah Membuka Mataku

Kategori: 

Pertobatan Mantan Pelaut Pencinta Wanita

Johny Saweho, seorang mantan pelaut. Ia berlayar dari tahun 1993 sampai 1998. Bertahun-tahun hidup di atas kapal yang sarat dengan harta, kekuasaan, dan wanita, membuat Johny seakan dibuai dan larut dalam kehidupan yang penuh dengan dosa.

Pergaulan di kapal sangat identik dengan yang namanya mabuk, diskotek, dan wanita.

Hidup diombang-ambing oleh ombak membuat Johny lelah dan jenuh. Namun, saat ia hendak melabuhkan hatinya pada keluarga yang ia cintai, kenyataan berkata lain. Read more... about Pertobatan Mantan Pelaut Pencinta Wanita

Kategori: 

Saya Masih Belajar Untuk Memaafkan (Kisah Corrie Ten Boom)

Di sebuah gereja di Munich itulah saya melihatnya, seorang pria gemuk berkepala botak yang mengenakan mantel abu-abu sambil mencengkeram topi berwarna cokelat dengan kedua tangannya. Orang-orang sedang berjalan keluar dari ruang bawah tanah tempat saya berkhotbah hari itu. Saat itu adalah tahun 1947, dan saya datang dari Belanda ke Jerman, yang kala itu telah kalah perang, dengan pesan bahwa Allah mengampuni mereka. Read more... about Saya Masih Belajar Untuk Memaafkan (Kisah Corrie Ten Boom)

Kategori: 

Kesaksian Pertobatan Indah, Gadis Sunda

Nama saya Indah. Saya seorang Sunda. Saya mengenal kekristenan ketika di sekolah dasar. Saya sering menghina ajaran kekristenan, terutama soal makanan yang disebut haram dalam agama saya dulu (Islam), tetapi sekarang makanan itu halal untuk saya. Yang haram adalah perbuatan kita bila berbuat dosa. Keluarga saya hampir semua anggotanya menyandang gelar haji. Sejak kecil, saya belajar tentang agama saya dan menekuninya. Read more... about Kesaksian Pertobatan Indah, Gadis Sunda

Kategori: 

Dari Penderitaan Menuju Kasih Karunia

Pada tahun 1994, saya mendapati diri saya berada dalam tahap akhir kecanduan alkohol. Selama 15 tahun, setiap hari saya selalu berada dalam keadaan mabuk. Saya adalah contoh dari apa yang orang sebut sebagai "alkoholik fungsional". Kebanyakan orang tidak pernah tahu bahwa saya masih mengonsumsi alkohol, dan mereka yang tahu pun tidak bisa menduga berapa banyak yang sudah saya minum setiap harinya. Saya mengonsumsi alkohol sebanyak 5,5 unit per hari (di Amerika, batas wajar dalam mengonsumsi alkohol selama satu hari adalah di bawah 5 unit untuk pria dan 4 unit untuk wanita. Read more... about Dari Penderitaan Menuju Kasih Karunia

Kategori: 

Yesus Mengubah Segalanya

Saya dilahirkan di Pulau Samosir dalam keluarga Katolik. Meskipun orang tua saya bukanlah orang yang rajin beribadah, tetapi mereka mengajarkan saya untuk rajin beribadah. Jadi, sejak umur 4 tahun, saya sudah ikut liturgi dan rajin sekolah minggu. Keluarga besar saya adalah penyembah berhala meskipun sudah beragama, mereka tetap meyakini kuasa gelap. Saat saya berusia 5 tahun, keluarga saya pindah ke Bagan Batu, Riau, untuk mencoba kehidupan baru. Orang tua saya memulai usaha perkreditan barang. Read more... about Yesus Mengubah Segalanya

Kategori: 

Sebuah Kanvas Kosong

Hubungan mereka diawali dengan sesuatu yang tidak dapat dikatakan ramah.

"Pada akhir tahun pelajaran, ia berkata, 'Saya tidak menyukai Ibu dan saya tidak akan mengambil kelas Ibu tahun depan.' Saya berkata, 'Tidak masalah. Ibu juga tidak begitu suka mengajar kamu,'" kenang Jo Butcher, seorang guru seni di Sekolah Menengah Glendale. Read more... about Sebuah Kanvas Kosong

Kategori: 

Bertemu Dengan Tuhan

Hampir setiap malam, kita bisa melihat para pelacur, gelandangan, pemabuk, dan pecandu di pusat Kota Amsterdam. Bahkan, beberapa tahun yang lalu, di Amsterdam pernah diadakan Olympiade khusus untuk para homo dan lesbian -- "Gaygames", yang mengakibatkan banyak orang terjangkit AIDS di Amsterdam. Kota tempat saya tinggal, letaknya 36 kilometer dari Amsterdam. Read more... about Bertemu Dengan Tuhan

Kategori: 

Pages

Tinggalkan Komentar